Deprecated: Using ${var} in strings is deprecated, use {$var} instead in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/StyleSheet.php on line 52

Deprecated: Creation of dynamic property Seboettg\CiteProc\Root\Info::$category is deprecated in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/Root/Info.php on line 62

Deprecated: Creation of dynamic property Seboettg\CiteProc\Root\Info::$updated is deprecated in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/Root/Info.php on line 62

Deprecated: Creation of dynamic property Seboettg\CiteProc\Root\Info::$rights is deprecated in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/Root/Info.php on line 62

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/StyleSheet.php:52) in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/CitationStyleLanguagePlugin.php on line 656

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/lib/vendor/seboettg/citeproc-php/src/StyleSheet.php:52) in /home/siak/public_html/journal.akpol.ac.id/plugins/generic/citationStyleLanguage/CitationStyleLanguagePlugin.php on line 657
@article{PELIBATAN MANTAN NARAPIDANA TERORIS (NAPITER) DALAM MENCEGAH RADIKALISME MELALUI PROGRAM DERADIKALISASI_2021, volume={11}, url={https://journal.akpol.ac.id/index.php/tanggonkosala/article/view/491}, DOI={10.70526/tk.v11i2.491}, abstractNote={ Secara umum ada tiga kecenderungan yang menjadi indikasi radikalisme. Pertama, radikalisme merupakan respons terhadap kondisi yang sedang berlangsung, biasanya respons tersebut muncul dalam bentuk evaluasi, penolakan atau bahkan perlawanan. Masalah-masalah yang ditolak dapat berupa asumsi, ide, lembaga atau nilai-nilai yang dipandang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan kondisi yang ditolak. Kedua, radikalisme tidak berhenti pada upaya penolakan, melainkan terus berupaya mengganti tatanan tersebut dengan bentuk tatanan lain. Ciri ini menunjukan bahwa di dalam radikalisme terkandung suatu program atau pandangan dunia tersendiri. Kaum radikalis berupaya kuat untuk menjadikan tatanan tersebut sebagai ganti dari tatanan yang ada. Dengan demikian, sesuai dengan arti kata „radic‟, sikap radikal mengandaikan keinginan untuk mengubah keadaan secara mendasar. Ketiga adalah kuatnya keyakinan kaum radikalis akan kebenaran program atau ideologi yang mereka bawa. }, number={2}, journal={Tanggon Kosala}, year={2021}, month={Oct.}, pages={390–405} }